Kibar Bendera Indonesia Salam Kebangsaan Untuk Seluruh Pemuda-Pemudi Republik Indonesia dimanapun berada, baik yang sedang berada diantara Sabang Sampai Merauke atau yang sedang berada diManca Negara. Salam Persaudaraan, Jangan kita biarkan negara manapun untuk mengusik aset kebudayaan kita, karena bagaimanapun itu adalah milik negara kita yang harus kita pertahankan. Cinta Tanah Air Sebagian Dari Iman.... Satu Nusa Satu Bangsa Satu Bahasa Kita


Malingsia Tidak Beretika
Sampaikan ke semua tenaga kerja Indonesia terutama yang bekerja di MALINGSIA agar :
1. Tidak memberikan resep makanan Asli Indonesia ke Orang orang MALINGSIA.
2.Jangan menyumbangkan tarian atau apapun yang berbau budaya asli Indonesia pada orang MALINGSIA.
3. Jangan bermain musik Tradisional Indonesia Pada Orang MALINGSIA.
Kita semua telah tau bahwa Negara satu itu adalah NEGARA TAK BERETIKA, NEGARA PLAGIAT MURNI Negara tanpa kreativitas, tak mau dan tak mampu menciptakan karya, Jadi mulai saat ini sebaiknya kita berhati hati menyajikan sesuatu yang asli budaya Indonesia pada negara MALINGSIA dan mari sejak sekarang sebut negara itu dengan sebutan MALINGSIA bukan MALAYSIA, Berapa banyak budaya Indonesia direbut? Masih tegakah budaya kita di Maling?

Kami Bukan Ciplak Kok, Cuma Mencontek Aja !

Kami Bukan Ciplak Kok, Cuma Mencontek Aja !

Malaysia Larang Surat Kabar Katolik Gunakan Kata "Allah"lik Gunakan Kata "Allah"

BENAR-BENAR RASIS !!
Keputusan pemerintah Malaysia melarang penggunaan kata "Allah" oleh surat kabar milik Gereja Katolik, membuat umat Katolik di Negeri Jiran itu kecewa.

Sekretaris Konferensi Keuskupan Malaysia Augustine Julian, seperti dikutip AFP mengatakan, pemerintah Malaysia tidak mau umat Katolik juga menggunakan kata "Allah", kata dalam bahasa Arab yang berarti Tuhan.


Kementerian Dalam Negeri Malaysia telah mengeluarkan perintah pada surat kabar The Herald-surat kabar mingguan milik Gereja Katolik yang diterbitkan dalam bahasa Melayu, Inggris, China dan Tamil-untuk tidak menggunakan kata "Allah" dalam artikel-artikelnya. Alasanya, kata "Allah" tidak boleh digunakan oleh penganut agama lain selain Muslim.

Julian menilai keputusan pemerintah Malaysia itu bertentangan dengan konstitusi negara yang menjamin kebebasan beragama. "Umat Kristen betul-betul merasa kecewa, " ujarnya.

Para pemuka gereja, lanjut Julian, akan meminta Perdana Menteri Abdullah Ahmad Badawi untuk mengklarifikasi masalah ini dan meminta pemerintah Malaysia mencabut larangan tersebut.

Sementara itu, pejabat senior kementerian keamanan dalam negeri Malaysia yang membidangangi pemantauan produk-produk penerbitan, Che Din mengatakan, penggunaan kata "Allah" dalam artikel-artikel The Herald merupakan upaya untuk membuat umat Islam di Malaysia bingung.

"Kata 'Allah' hanya digunakan untuk tuhannya orang Islam, " kata Che Din.

Ia menyarankan The Herald untuk menggunakan kata "Tuhan" saja, dan tidak menggunakan kata "Allah" dalam artikelnya.

Namun para pemuka agama Katolik berargumen bahwa kata "Allah" sudah digunakan secara luas dan tidak dikhususkan hanya untuk umat Islam. Bahkan alkitab berbahasa Malaysia, tukas Julian, menggunakan kata "Allah" untuk Tuhan.

Para pemuka agama Katolik itu juga menyatakan bahwa kata 'Allah' bukan kata yang baru dan sudah lama digunakan dalam doa-doa dan misa-misa di Malaysia.

"Kalau pemerintah Malaysia merasa bahwa kata 'Allah' aka menimbulkan kebingunan di kalangan warga Muslim, maka mereka lah yang seharusnya memberikan bekal pengetahuan pada warga Muslim, " tandas Julian. (ln/iol)

Sumber : http://www.eramuslim.com/berita/int/7c27093527-malaysia-larang-surat-kabar-katolik-gunakan-kata-quotallah

Tanggapan Saya :

1. Pada zaman Rasulullah saja Rasulullah tidak pernah melarang agama non-muslim seperti Nasrani dan Yahudi menggunakan nama ALLAH. Malaysia melarangnya. Kenapa??

2. Sifat Otoriter Ahmad Badakwi jauh melebihi otoriternya Mantan Presiden Soeharto. Karena Soeharto tidak pernah melarang agama manapun untuk gunakan nama ALLAH pada surat kabar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

From..:: Malingsia.com ::..

Yang selalu Di Banggakan Malingsia?

Petronas Tower
Contractor: Korea
Management: Australia

Badmintonall
all players are Malaysian Chinese and Indians
Coach: Indonesian

Angkasawan aka Astro-tourist-naut
Spaceflight: Rusian Soyuz

SMART Tunnel
Engineering design, construction, and management: Mott MacDonald (UK)

Shukoi : Russia
Submarine: France
A soldier who passed out in Lebanon: Malaysian bumiputera..

Proton
Engines: Japan and France
Body: Malaysia (sub contracted to India)

Toll road
Contractors: China, Korea, Indonesia, all countries except Malaysia
Taxi drivers: Malaysians

Genting Hihland
Contractor: UK
Owner: Malaysian Chinese
Gamblers: Sporean, Hk, India, Indonesian, Malaysian Chinese and Indians
Office boys and servants: Malaysian Bumiputera

Pictures of Bigfoot in Johor
pictures are fake, manipulated from a French
archaeological book

Professionals: doctors, lawyers, engineers, accountants, etc: Malaysian Chinese, Indians, and Expats
Matrempit: Malaysian Bumiputera

Holywood artist: M Yeoh (Malaysian Chinese) Pelawak: Malaysian Bumiputera

Malingsia Miskin Sekali Kreatifitasmu

Ternyata beneran banget kalo musisi-musisi Malingsia ini kwalitasnya rendah. Seenaknya saja menjiplak lagu-lagu Indonesia. Nggak percaya? Lihat nih : Disini